Bandeng Tanpa Duri Polos

Bandeng tanpa duri polos solusi nikmat makan ikan bandeng tanpa takut kena duri dan bisa dioalah sesuai selera.

Bandeng Tanpa Duri Crispy

Suka makan ikan bandeng tapi bingung mau diolah apalagi? Kini ada solusi buat anda ikan bandeng tanpa duri crispy siap saji cukup hanya dengan menggorengnya sebentar saja ikan bandeng sudah siap untuk disantap

Bandeng Tanpa Duri Panggang

Suka makan ikan bandeng tapi bingung mau diolah apalagi? Kini ada solusi buat anda ikan bandeng tanpa duri panggang siap saji cukup hanya dengan memanggang atau membakarnya sebentar saja ikan bandeng sudah siap untuk disantap

Bandeng Presto

Bandeng presto adalah makanan yang berbahan baku ikan bandeng yang dibumbui dengan bawang putih, kunyit dan garam kemudian dimasak pada alas daun pisang dengan cara presto (memasak dengan uap air yang bertekanan tinggi dengan cara diletakkan dalam panci yang dapat dikunci dengan rapat).

Bakso Bandeng

Asal usul Bakso sampai sekarang belum diketahui secara pasti, namun banyak yang beranggapan bahwa bakso dibawa oleh pedagang dari Tionghoa. Kata Bakso sendiri itu di ambil dari kata ba' yang dalam bahasa hokian artinya babi yang mana memang makanan tersebut awal mulanya dibuat.

Trasi Juwana

Trasi terbuat dari 100% Rebon (ikan-ikan kecil) laut atau tambak pilihan, yang di fermentasikan, kemudian dijemur/dikeringkan dan dicetak dalam bentuk balok atau blok.

Sunday, October 27, 2013

Cara Mengolah Bandeng Asap Tanpa Duri


Alternatif lain pengolahan bandeng tanpa duri adalah dalam bentuk olahan asap. Konsumsi bandeng asap bisa secara langsung maupun diolah menjadi aneka masakan.

Bahan baku dan pembantu :

Bandeng tanpa duri, sisiknya tidak dibuang

Bahan pengasapan : sabut dan batok kelapa

Bahan tambahan :

Larutan peredam: larutan garam 10 %

 Cara pengolahan :

1. Bandeng tanpa duri direndam dalam larutan garam 10% selama 15-30 menit. Perbandingan volume air dan berat ikan = 1,5 : 1.

2. Ikan ditiriskan dalam wadah plastik berlubang-lubang.

3. Ikan diasap dengan suhu 70oC selama 3-4 jam.

Setelah selesai pengasapan, ikan dikemas dan dilengkapi dengan sambal dalam kemasan.

Skema proses pengolahan bandeng asap tanpa duri

  1. Ikan bandeng tanpa duri
  2. Perendaman dalam larutan garam 10% 15-30 menit
  3. Penirisan
  4. Pengasapan

Saturday, April 20, 2013

Jenis Ikan Yang Baik Untuk Kesehatan, Berapa Porsikah?


Kita tahu bahwa makan ikan itu baik untuk kesehatan tubuh kita. Bahkan, ikan bisa menjadi makanan yang paling super sebagai anti penuaan (ultimate anti-aging superfood), akan tetapi pemilihan jenis ikan yang salah seringkali bisa menaikkan kadar mercury (air raksa) dalam tubuh kita. Hal tersebut khusunya berbahaya bagi kehamilan dan ibu menyusui dimana dua kondisi ini adalah kondisi yang sangat sensitif dengan mercury. Cari tahu jenis ikan yang paling baik dan berapa jumlah porsi jenis ikan yang sebaiknya anda konsumsi.

Mengapa kita perlu makan ikan?

Ikan merupakan sumber utama protein. Ikan mengandung lemak-lemak sehat yang bisa mengurangi kadar kolesterol anda dan meningkatkan kesehatan anda. Ikan juga mengandung asam lemak omega-3 (omega-3 fatty acid) yang membantu menjaga jantung anda tetap sehat dan bahkan bisa meningkatkan mood atau perasaan anda. Ikan telah menunjukkan menjadi satu bagian penting dalam diet dari sekain banyak yang hidupnya lebih lama di dunia.

Permasalahan yang berkaitan dengan ikan.

Semua ikan mengandung mercury dalam jumlah kecil. Bagi kebanyakan orang, jumlah yang kecil tersebut diabaikan dan berpendapat tidak berpengaruh pada masalah kesehatan. Pada beberapa ikan, kandungan mercury dalam jumlah tinggi, sudah cukup untuk bisa merusak janin atau bayi baru lahir. Oleh sebab itulah mengapa kehamilan dan ibu setelah melahirkan/dalam perawatan harus sangat berhati-hati dengan jumlah dan jenis ikan yang mereka makan.

Bagi mereka yang kecil sebaiknya juga menghindari memakan ikan yang menganung mercury dalam jumlah yang tinggi. Menurut badan administrasi obat dan makanan amerika serikat (U.S Food and Drug Administration – FDA), wanita hamil dan anak kecil (usia dibawah 6 tahun) sebaiknya tidak memakan ikan lebih dari 2 porsi hidangan (12 ons) setiap minggunya – dan sebaiknya hanya makan ikan dengan kandungan mercury rendah dalam jumlah yang dibatasi (lihat daftar ikan dibawah ini)

Kadar mercury juga dapat terbentuk ketika usia dewasa – yang pada akhirnya berbahaya dan berdampak negatif bagi kesehatan. Kandungan mercury yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan permanen pada otak dan ginjal.

Ikan yang makanakah yang mempunyai kandungan mercury paling tinggi?

Ikan yang besar memiliki lebih banyak mercury sebagai alasan sederhana bahwa ikan besar biasanya hidup lebih lama. Mereka mempunyai lebih banyak waktu untuk membangun tingkat mercury yang lebih tinggi dalam tubuhnya. Sebuah agensi perlindungan lingkungan dari amerika serikat (United States Environmental Protection Agency) menyarankan untuk memeriksa kandungan mercury ikan hasil penangkapan di daerah lokal anda berada.

Lihatlah daftar dibawah ini yang menginformasikan kandungan atau tingkat mercury secara umum dari jenis ikan yang sering ditemui dan berapa banyak tiap jenisnya sebaiknya bisa anda makan (Sumber: the National Resource Defense Council)

Kandungan mercury paling rendah

Makanlah 2-3 porsi hidangan per minggunya (wanita hamil dan anak kecil sebaiknya tidak makan ikan jenis dibawah ini lebih dari 12 ons (2 porsi)
  • Ikan hering/harig kecil
  • Catfish
  • Remis besar/kijing
  • Kepiting
  • Udang karang/sungai
  • Semacam ikan laut yang gepeng/Flounder
  • Ikan Haddock/ semacam ikan di Atlantik Utara
  • Herring/ikan hering
  • Mackerel/sejenis ikan air tawar
  • Ikan Mullet
  • Ikan tiram/Oyster
  • Ikan kakap putih/Perch
  • Ikan Pollock
  • Ikan Salmon
  • Ikan Sardine
  • Kerang/Scallop
  • Udan/Shrimp
  • Ikan Lidah/Sole
  • Ikan cumi-cumi
  • Ikan nila/Tilapia
  • Ikan forel /Trout
  • Whitefish

Ikan-ikan dengan kandungan mercury dalam jumlah sedang.
Makanlah 7 porsi hidangan atau kurang untuk kurun waktu satu bulan (wanita hamil dan anak kecil sebaiknya menghindari ikan-ikan jenis dibawah ini:

  • Ikan laut sea Bass
  • Ikan Carp
  • Ikan Cod
  • Ikan Halibut, semacam ikan pecak
  • Lobster
  • Ikan Mahi Mahi
  • Ikan Monkfish
  • Ikan Perch/ikan merah bertengger
  • Ikan Snapper
  • Ikan Tuna (Chunk light)

Ikan-ikan dengan tinggi mercury
Makanlah jenis ikan dibawah ini 3 porsi hidangan atau kurang untuk kurun waktu satu bulan (wanita hamil dan anak kecil sebaiknya juga menghindari ikan jenis dibawah ini:

  • Bluefish
  • Ikan grouper
  • Sea Bass
  • Tuna (Yellowfin Albacore, Yellowfin)
  • Ikan dengan kandungan mercury paling tinggi.
  • Setiap orang sebaiknya menghindari ikan-ikan jenis dibawah ini:
  • Ikan Marlin
  • Ikan Orange Roughy
  • Ikan Hiu/Shark
  • Ikan todak Swordfish
  • Tilefish
  • Ikan Tuna (Ahi)


Friday, April 19, 2013

Hubungan Kecerdasan Otak dan Ikan


Tingkat kecerdasan orang Jepang ternyata berada di atas rata-rata tingkat kecerdasan orang Asia lainnya. Hal itu dibuktikan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) Jepang yang mendapat pengakuan internasional dan sejajar dengan negara-negara industri maju. Selain itu orang Jepang juga dikenal tetap sehat dan memiliki gairah hidup tinggi sampai usia tua, bahkan sampai usia 80 tahun.

Dari aspek gizi dan pangan, ternyata bahan pangan yang mendominasi makanan orang Jepang ialah ikan, dengan tingkat konsumsi rata-rata 60 kg per orang per tahun. Tingkat konsumsi ikan orang Indonesia masih di bawah 30 kg per orang per tahun. Sementara di Malaysia sudah mencapai 37 kg per orang per tahun.

Kadar protein ikan segar atau olahan cukup tinggi, seperti cakalang 24,2 persen, tuna 23,7 persen, bandeng 21,7 persen, lemuru 20,2 persen, ikan mas 16 persen, pindang 27 persen, ikan asap 30 persen, ikan asin 42-50 persen, udang segar 21 persen dan udang kering 62,4 persen. Kandungan lemak ikan rendah, umumnya di bawah 5 persen. Bandingkan dengan kandungan lemak ayam yang mencapai 25 persen. Ikan juga kaya akan kalsium, fosfor, besi, Vitamin A dan B1.

DHA

Salah satu komponen gizi yang terkandung dalam ikan dan diduga berperan dalam meningkatkan kecerdasan ialah Docosa-hexaenoic-acid (DHA), yang merupakan asam lemak tak jenuh ganda berupa rantai panjang Omega-3, terdiri dari 22 atom karbon, 32 atom hydrogen dan 2 atom oksigen (rumus molekul: C22H32O2).

Belakangan ini DHA dijadikan food supplement, antara lain dicampur dengan susu bayi dan balita, susu untuk ibu hamil, biscuit bayi, kapsul dn minyak ikan. DHA juga terdapat di dalam air susu ibu (ASI), dengan demikian bayi yang disusui secara penuh (dua tahun) kebutuhan DHA-nya sudah terpenuhi. Bagi orang yang terbiasa mengkonsumsi ikan, terutama ikan air dingin seperti salmon, tuna dan mackerel kebutuhan DHA-nya juga sudah terpenuhi dari ikan.

Berbagai hasil penelitian menunjukkan, bayi yang mendapat ASI mempunyai IQ lebih tinggi dari bayi yang tidak mendapat ASI. Bayi yang tidak mendapat ASI memiliki kandungan DHA yang rendah dan bobot otak yang lebih ringan dibanding bayi yang diberi ASI. Sebagai komponen pembentuk otak, DHA diperlukan mulai dari 3 bulan sebelum bayi lahir sampai usia 18 bulan. Untuk bayi pre-term (berat badan rendah) sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi DHA. Untuk itu konsumsi ikan perlu lebih ditingkatkan.

DHA merupakan asam lemak tak jenuh yang bermanfaat untuk mencegah penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah otak, jantung dan organ reproduksi pria. DHA sangat penting untuk perkembangan otak, sekitar 60 persen dari seluruh asam lemak pada otak merupakan DHA. Selain itu, DHA merupakan bagian penting pembentukan struktur membran pada bagian belakang mata.

Bagaimana mekanisme DHA dalam meningkatkan kecerdasan otak belum diketahui secara pasti. Namun fakta menunjukkan, orang Jepang yang tingkat konsumsi ikannya lebih tinggi memiliki rata-rata kecerdasan yang lebih tinggi. Ikan merupakan bahan pangan yang kaya DHA. Selain itu bayi yang diberi ASI rata-rata lebih cerdas dibanding yang tidak diberi ASI. ASI juga banyak mengandung DHA.

Makanan Otak

Kecerdasaran terbentuk dari perpaduan factor genetis, kultur dan lingkungan. Bibit pintar akan tumbuh jika di antara ketiga factor tersebut tumbuh sinergi yang saling melengkapi. Secara genetis orang tua yang cerdas akan menurunkan anak-anak yang cerdas, tetapi kecerdasan akan tampak jika kebiasaan sehari-hari (kultur) termasuk pola konsumsi turut mendukung, serta ditunjang oleh lingkungan yang kondusif .

Kegiatan bersekolah, aktif belajar, gemar berpikir dan mengemukakan pendapat akan merangsang peningkatan kecerdasan, sejalan dengan bertambahnya umur. Proses intelek terus berlangsung melampaui masa bayi, balita, anak-anak, remaja, dewasa, dan grafik fungsi intelektual mulai menurun ketika usia 50 tahun mulai terlampaui.

Fungsi intelek akan mengalami gangguan jika terjadi kasus kekurangan vitamin B1, B6, B12, mineral zinc dan iodium. Menurut ahli gizi otak, jenis makanan tertentu mempengaruhi produksi beberapa jenis neurotransmitter (zat penghantar listrik otak) seperti choline dan lecithin yang banyak terdapat dalam kuning telur, hati, otak, sumsum, kedelai dan biji-bijian lainnya. Neurotransmitter sangat vital untuk menghapal, oleh karena itu menu choline tinggi dapat memperbaiki daya ingat jangka pendek.

Untuk meningkatkan kecerdasan otak, selain tergantung pada factor genetis dan lingkungan, juga dipengaruhi oleh kultur pra dan pasca kelahiran, terutama menyangkut “makanan otak”. Selain ikan jenis “makanan otak” lainnya ialah kuning telur, hati, otak, sum-sum, kedelai dan biji-bijian lainnya. Tahu dan tempe terbuat dari kedelai, maka bahan pangan inipun kaya akan lecithin dan cholin. Ada baiknya dibuat resep masakan khusus yang menggabungkan jenis-jenis makanan tersebut, bisa dalam bentuk “bubur cerdas”, “sup cerdas”, dan sebagainya.

Kesimpulan

Untuk menjadi bangsa yang cerdas makan ikan perlu lebih digalakkan. Kalaupun ikan yang kaya DHA seperti tuna atau salmon sulit terjangkau, ikan local seperti lele, mas, mujair, bandeng, teri, kakap atau jenis lainnya tidak jadi masalah, karena ikan tersebut juga kaya protein, bahkan ikan asin memiliki kandungan protein tertinggi.

Sebenarnya DHA dapat dibentuk dalam tubuh manusia, namun kemampuan fisiologis setiap orang untuk mengubah dari bahan baku (asam lemak tak jenuh ganda) menjadi DHA berbeda-beda, tergantung pada tingkat kesehatan, penyerapan dan kondisi lemaknya di dalam tubuh. Dengan demikian mengkonsumsi ikan sangat dianjurkan, selain mengandung DHA ikan juga mengandung EPA (C20H3O20. DHA dan EPA secara bersama dikenal sebagai Omega 3, yang sudah dikenal dapat mencegah serangan jantung, stroke dan impotensi.

Ikan yang dikonsumsi perlu memenuhi persyaratan tertentu, seperti habitatnya tidak tercemar logam berat (Hg, Pb, dan Cu). Selain itu, ikan harus dalam kondisi yang segar. Ciri-ciri ikan yang masih segar: tidak berbau amis, dagingnya masih kenyal, ekornya tidak kering dan menghitam serta matanya tidak berwarna merah, Hindari ikan yang penempatannya ditumpukan bersama hewan laut lainnya seperti kepiting, kerang dan udang, sebab hal itu akan menyebabkan terjadinya kontaminasi silang.

Indonesia memiliki perairan yang sangat luas, baik lautan atau daratan, dengan demikian potensi sumberdaya perikanan yang dimiliki sangat besar. Upaya peningkatan konsumsi ikan akan memberikan manfaat ganda, selain meningkatkan kecerdasan, juga makin menggairahkan sector perikanan.