Bandeng Tanpa Duri Polos

Bandeng tanpa duri polos solusi nikmat makan ikan bandeng tanpa takut kena duri dan bisa dioalah sesuai selera.

Bandeng Tanpa Duri Crispy

Suka makan ikan bandeng tapi bingung mau diolah apalagi? Kini ada solusi buat anda ikan bandeng tanpa duri crispy siap saji cukup hanya dengan menggorengnya sebentar saja ikan bandeng sudah siap untuk disantap

Bandeng Tanpa Duri Panggang

Suka makan ikan bandeng tapi bingung mau diolah apalagi? Kini ada solusi buat anda ikan bandeng tanpa duri panggang siap saji cukup hanya dengan memanggang atau membakarnya sebentar saja ikan bandeng sudah siap untuk disantap

Bandeng Presto

Bandeng presto adalah makanan yang berbahan baku ikan bandeng yang dibumbui dengan bawang putih, kunyit dan garam kemudian dimasak pada alas daun pisang dengan cara presto (memasak dengan uap air yang bertekanan tinggi dengan cara diletakkan dalam panci yang dapat dikunci dengan rapat).

Bakso Bandeng

Asal usul Bakso sampai sekarang belum diketahui secara pasti, namun banyak yang beranggapan bahwa bakso dibawa oleh pedagang dari Tionghoa. Kata Bakso sendiri itu di ambil dari kata ba' yang dalam bahasa hokian artinya babi yang mana memang makanan tersebut awal mulanya dibuat.

Trasi Juwana

Trasi terbuat dari 100% Rebon (ikan-ikan kecil) laut atau tambak pilihan, yang di fermentasikan, kemudian dijemur/dikeringkan dan dicetak dalam bentuk balok atau blok.

Tuesday, June 13, 2017

Mahasiswa Unibraw Ciptakan Sumber Energi dari Sisik Ikan Bandeng


Sejumlah mahasiswa Universitas Brawijaya, Malang, membuat inovasi dengan menjadikan sisik ikan bandeng sebagai sumber energi terbarukan berupa baterai.

Inovasi itu diberi nama Smart B-Cline dan sudah pernah diujicobakan.

Ada tiga mahasiswa yang terlibat dalam pembuatan inovasi sumber energi terbarukan itu. Yakni Mohammad Khaufillah, Aizzatur Rohmah dan Intan Wahyu Cahyani.

"Sampai saat ini sudah dicoba satu baterai yang membutuhkan sisik dari satu ikan bandeng ukuran sedang dan dapat digunakan untuk menyalakan satu lampu LED," kata Mohammad Khaufillah seperti dalam rilis yang diterima Kompas.com, Selasa (13/6/2017).

Baca juga: 4 Dosen Disiapkan Khusus Dampingi Penelitian Bocah Penemu Listrik Kedondong

Dijelaskannya, sisik ikan bandeng mengandung zat kitin. Zat tersebut menurutnya dapat diubah menjadi sumber listrik yang ramah lingkungan dan menjadi energi terbarukan. Hal itu berbeda dengan baterai pada umumnya yang mengandung bahan kimia berbahaya, seperti merkuri, mangan, timbal, cadmium, nikel dan lithium.

"Seperti diketahui bahwa pada baterai yang beredar di pasaran mengandung bahan kimia berbahaya yang dapat mencemari lingkungan seperti merkuri, mangan, timbal, cadmium, nikel dan lithium," jelasnya.

Selain sisik ikan bandeng, bahan utama lainnya yang ada dalam sumber energi terbarukan itu adalah urine. Menurutnya, urine terdiri atas 95 persen air dan sisanya adalah zat terlarut yang salah satunya adalah elektrolit.

Ion elektrolit itu dapat memancing reaksi kimia yang memicu terjadinya sumber listrik setelah dicampurkan dengan sisik ikan bandeng.

"Tapi masih akan kami kembangkan packaging-nya dan sampai bisa menghasilkan daya sama dengan baterai pada umumnya, yaitu 1,5 volt," ungkapnya.

Berkat inovasi itu, tiga mahasiwa Universitas Brawijaya tersebut meraih penghargaan silver medal dalam kompetisi internasional Penang Invention, Innovation and Research Design Platform (PIID) 2017 yang berlangsung di Universitas Teknologi Mara, Malaysia pada 20 hingga 24 April 2017.

Sunday, October 27, 2013

Cara Mengolah Bandeng Asap Tanpa Duri


Alternatif lain pengolahan bandeng tanpa duri adalah dalam bentuk olahan asap. Konsumsi bandeng asap bisa secara langsung maupun diolah menjadi aneka masakan.

Bahan baku dan pembantu :

Bandeng tanpa duri, sisiknya tidak dibuang

Bahan pengasapan : sabut dan batok kelapa

Bahan tambahan :

Larutan peredam: larutan garam 10 %

 Cara pengolahan :

1. Bandeng tanpa duri direndam dalam larutan garam 10% selama 15-30 menit. Perbandingan volume air dan berat ikan = 1,5 : 1.

2. Ikan ditiriskan dalam wadah plastik berlubang-lubang.

3. Ikan diasap dengan suhu 70oC selama 3-4 jam.

Setelah selesai pengasapan, ikan dikemas dan dilengkapi dengan sambal dalam kemasan.

Skema proses pengolahan bandeng asap tanpa duri

  1. Ikan bandeng tanpa duri
  2. Perendaman dalam larutan garam 10% 15-30 menit
  3. Penirisan
  4. Pengasapan

Saturday, April 20, 2013

Jenis Ikan Yang Baik Untuk Kesehatan, Berapa Porsikah?


Kita tahu bahwa makan ikan itu baik untuk kesehatan tubuh kita. Bahkan, ikan bisa menjadi makanan yang paling super sebagai anti penuaan (ultimate anti-aging superfood), akan tetapi pemilihan jenis ikan yang salah seringkali bisa menaikkan kadar mercury (air raksa) dalam tubuh kita. Hal tersebut khusunya berbahaya bagi kehamilan dan ibu menyusui dimana dua kondisi ini adalah kondisi yang sangat sensitif dengan mercury. Cari tahu jenis ikan yang paling baik dan berapa jumlah porsi jenis ikan yang sebaiknya anda konsumsi.

Mengapa kita perlu makan ikan?

Ikan merupakan sumber utama protein. Ikan mengandung lemak-lemak sehat yang bisa mengurangi kadar kolesterol anda dan meningkatkan kesehatan anda. Ikan juga mengandung asam lemak omega-3 (omega-3 fatty acid) yang membantu menjaga jantung anda tetap sehat dan bahkan bisa meningkatkan mood atau perasaan anda. Ikan telah menunjukkan menjadi satu bagian penting dalam diet dari sekain banyak yang hidupnya lebih lama di dunia.

Permasalahan yang berkaitan dengan ikan.

Semua ikan mengandung mercury dalam jumlah kecil. Bagi kebanyakan orang, jumlah yang kecil tersebut diabaikan dan berpendapat tidak berpengaruh pada masalah kesehatan. Pada beberapa ikan, kandungan mercury dalam jumlah tinggi, sudah cukup untuk bisa merusak janin atau bayi baru lahir. Oleh sebab itulah mengapa kehamilan dan ibu setelah melahirkan/dalam perawatan harus sangat berhati-hati dengan jumlah dan jenis ikan yang mereka makan.

Bagi mereka yang kecil sebaiknya juga menghindari memakan ikan yang menganung mercury dalam jumlah yang tinggi. Menurut badan administrasi obat dan makanan amerika serikat (U.S Food and Drug Administration – FDA), wanita hamil dan anak kecil (usia dibawah 6 tahun) sebaiknya tidak memakan ikan lebih dari 2 porsi hidangan (12 ons) setiap minggunya – dan sebaiknya hanya makan ikan dengan kandungan mercury rendah dalam jumlah yang dibatasi (lihat daftar ikan dibawah ini)

Kadar mercury juga dapat terbentuk ketika usia dewasa – yang pada akhirnya berbahaya dan berdampak negatif bagi kesehatan. Kandungan mercury yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan permanen pada otak dan ginjal.

Ikan yang makanakah yang mempunyai kandungan mercury paling tinggi?

Ikan yang besar memiliki lebih banyak mercury sebagai alasan sederhana bahwa ikan besar biasanya hidup lebih lama. Mereka mempunyai lebih banyak waktu untuk membangun tingkat mercury yang lebih tinggi dalam tubuhnya. Sebuah agensi perlindungan lingkungan dari amerika serikat (United States Environmental Protection Agency) menyarankan untuk memeriksa kandungan mercury ikan hasil penangkapan di daerah lokal anda berada.

Lihatlah daftar dibawah ini yang menginformasikan kandungan atau tingkat mercury secara umum dari jenis ikan yang sering ditemui dan berapa banyak tiap jenisnya sebaiknya bisa anda makan (Sumber: the National Resource Defense Council)

Kandungan mercury paling rendah

Makanlah 2-3 porsi hidangan per minggunya (wanita hamil dan anak kecil sebaiknya tidak makan ikan jenis dibawah ini lebih dari 12 ons (2 porsi)
  • Ikan hering/harig kecil
  • Catfish
  • Remis besar/kijing
  • Kepiting
  • Udang karang/sungai
  • Semacam ikan laut yang gepeng/Flounder
  • Ikan Haddock/ semacam ikan di Atlantik Utara
  • Herring/ikan hering
  • Mackerel/sejenis ikan air tawar
  • Ikan Mullet
  • Ikan tiram/Oyster
  • Ikan kakap putih/Perch
  • Ikan Pollock
  • Ikan Salmon
  • Ikan Sardine
  • Kerang/Scallop
  • Udan/Shrimp
  • Ikan Lidah/Sole
  • Ikan cumi-cumi
  • Ikan nila/Tilapia
  • Ikan forel /Trout
  • Whitefish

Ikan-ikan dengan kandungan mercury dalam jumlah sedang.
Makanlah 7 porsi hidangan atau kurang untuk kurun waktu satu bulan (wanita hamil dan anak kecil sebaiknya menghindari ikan-ikan jenis dibawah ini:

  • Ikan laut sea Bass
  • Ikan Carp
  • Ikan Cod
  • Ikan Halibut, semacam ikan pecak
  • Lobster
  • Ikan Mahi Mahi
  • Ikan Monkfish
  • Ikan Perch/ikan merah bertengger
  • Ikan Snapper
  • Ikan Tuna (Chunk light)

Ikan-ikan dengan tinggi mercury
Makanlah jenis ikan dibawah ini 3 porsi hidangan atau kurang untuk kurun waktu satu bulan (wanita hamil dan anak kecil sebaiknya juga menghindari ikan jenis dibawah ini:

  • Bluefish
  • Ikan grouper
  • Sea Bass
  • Tuna (Yellowfin Albacore, Yellowfin)
  • Ikan dengan kandungan mercury paling tinggi.
  • Setiap orang sebaiknya menghindari ikan-ikan jenis dibawah ini:
  • Ikan Marlin
  • Ikan Orange Roughy
  • Ikan Hiu/Shark
  • Ikan todak Swordfish
  • Tilefish
  • Ikan Tuna (Ahi)